Cara Mengatasi Laptop Lelet dan Lemot

Heri Setiawan 4 min read
Laptop lelet atau lemot

Bagi Anda yang bekerja menggunakan laptop, performa laptop tentu sangat mempengaruhi kinerja Anda. Bayangkan saja jika Anda menggunakan laptop yang lemot atau lambat, tentu banyak pekerjaan Anda yang mungkin tidak selesai dengan optimal. Oleh karena itu Anda harus mengetahui cara mengatasi laptop yang lemot.

Biasanya ketika kinerja laptop sudah mulai lelet/ berat, maka sebagian besar dari kita akan membawanya ke tukang servis laptop. Meskipun cukup efektif untuk mengatasi laptop lemot, namun kita juga harus membayar biasa servis yang mungkin cukup mahal.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Laptop Lemot

Untuk memperbaiki kinerja laptop yang lambat atau lemot, ada baiknya kita melihat pernyebabnya. Dengan mengetahui penyebab laptop lemot, maka kita bisa menentukan solusi yang tepat. Misalnya apakah perlu melakukan instal ulang Windows atau cukup menggunakan software (aplikasi) saja agar laptop jadi cepat.

Salah satu upaya mengatasi laptop yang lelet baik itu Windows 7, Windows 8 ataupun Windows 10 adalah sebagai berikut:

Cocok untuk laptop Asus, Lenovo, Acer, Toshiba, Dell, HP, Compaq, MSI, Fujitsu, Vaio dan merk lain. Yuk kita simak penyebab laptop lemot dan cara mengatasinya berikut ini.

Kapasitas Hard Disk

Salah satu penyebab laptop menjadi lambat biasanya karena hard disk terlalu penuh. Pastikan Anda memperhatikan kapasitas hard disk pada laptop Anda, terutama di drive tempat sistem operasi di install. Jika drive tempat sistem operasi di install terlalu penuh, maka besar kemungkinan kinerja laptop akan menjadi lambat.

Jalan keluar agar kinerja laptop kembali cepat antara lain dengan menghapus data-data yang tidak perlu, baik itu di drive tempat sistem operasi di instal ataupun di drive yang lain. Anda juga bisa melakukan uninstall terhadap program yang tidak pernah dipakai. Dengan begitu, performa laptop Anda akan kembali menjadi cepat.

Uninstall Program yang Tidak Perlu

Agar performa laptop bisa kembali cepat, sebaiknya Anda tidak berlebihan dalam menginstall program, Setiap program yang Anda install akan memakan resource memory laptop Anda. Semakin banyak program yang di instal maka kebutuhan memory pada laptop Anda akan semakin bertambah.

Mengatasi laptop lemot karena terlalu banyak program sangatlah mudah. Anda hanya perlu melakukan uninstall terhadap program-program yang belum Anda butuhkan. Dengan begitu memory laptop Anda menjadi lebih lega sehingga kinerja laptop menjadi lebih optimal.

Menonaktifkan Aplikasi Pada Start Up

Prinsipnya, makin banyak program atau aplikasi yang berjalan maka kerja laptop akan semakin berat. Oleh karena itu Anda perlu menonaktifkan program pada start up, salah satunya menggunakan task manager. Start up adalah aplikasi yang otomatis akan berjalan saat komputer dihidupkan.

Simak cara mengatasi laptop lemot dengan task manager pada Windows 8 dan Windows 10 dibawah ini.

  • Buka jendela “Task Manager” atau tekan Ctrl + Shift + Esc.
  • Pilih tab “Startup”.
  • Pilih aplikasi yang tidak perlu, yang ingin di disable.
  • Selesai.

Bagi Anda yang menggunakan Windows 7, Anda dapat mengikuti langkah berikut ini.

  • Buka jendela “Run” atau tekan Windows + R.
  • Ketik “msconfig”.
  • Pilh “OK”.
  • Akan muncul jendela “System Configuration”.
  • Klik menu “Startup”.
  • Pilih aplikasi yang tidak perlu, yang ingin di disable.
  • Selesai.

Junk File

Ketika Anda rutin menggunakan laptop untuk bekerja, maka file-file sampah seperti temporary files ataupun cookies akan terus bertambah. Penggunaan file memang tidak terlihat, Tapi jika dibiarkan terus-menerus dampaknya akan membuat laptop menjadi lemot.

Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan bantuan software atau aplikasi khusus untuk membersihkan file sampah tersebut. Salah satu aplikasi yang direkomendasikan adalah CCleaner. Segera download dan install aplikasinya.

Cara mengatasi laptop lemot saat terkoneksi internet menggunakan CCleaner juga sangat efektif. Bagi Anda yang suka browsing (internetan), tanpa disadari banyak file sampah, cookies dan cache yang menumpuk pada browser Anda. Semua itu tentu membuat kinerja browser dan laptop Anda menjadi berat. Dengan Ccleaner maka file-file tidak pernting tersebut akan dihapus.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Dengan temp

Selain menggunakan bantuan aplikasi seperti CCleaner, Anda juga bisa menghapus temporary file (%temp%) tanpa aplikasi tambahan. Seperti apa caranya? Simak langkah-langkah dibawah ini.

  1. Buka jendela Run atau tekan Windows + R.
  2. Ketik “%temp%”.
  3. Muncul jendela “Temporary File”.
  4. Klik salah satu file.
  5. Tekan tombol CTRL + A.
  6. Semua file akan terselect.
  7. Hapus dengan menekan SHIFT + Del.
  8. Muncul jendela konfirmasi “Delete File”.
  9. Pilih “Yes”.
  10. Selesai.

Jika masih ada file yang gagal terhapus, Kita dapat mengulangi lagi langkah diatas. Buka kembali jendela Temporary File, Lalu ulangi hapus lagi file tersebut.

Cara Atasi Laptop Lemot Dengan Disk Defragmenter Tools

Dengan rutin melakukan defragment, data di hard disk akan menjadi rapi. Anda juga bisa melakukan defragment tanpa aplikasi. Caranya adalah sebagai berikut.

  1. Buka jendela Windows Explorer dengan menekan Windows + E.
  2. Perhatikan drive yang ada pada laptop Anda.
  3. Klik kanan pada drive yang ingin di defrag.
  4. Pilih “Properties”.
  5. Pilih tab “Tools”.
  6. Perhatikan bagian “Defragmentation”.
  7. Tekan tombol “Defragment now”.
  8. Akan muncul jendela “Disk Defragmenter”.
  9. Perhatikan tabel “Current Status”.
  10. Klik salah satu drive yang ingin di defrag.
  11. Tekan tombol “Defragment disk”.
  12. Tunggu proses defragment.
  13. Selesai.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Karena Virus

Salah satu penyebab laptop lambat adalah karena terinfeksi virus. Ada berbagai macam jenis virus yang bisa merugikan kita, baik yang merusak data (file) ataupun virus yang membuat kerja laptop menjadi berat. virus menyerang memory laptop Anda sehingga efeknya laptop menjadi lambat saat dihidupkan. Virus juga akan membebani memory sehingga kinerja laptop menjadi lambat.

Untuk mengatasi laptop lemot karena virus, Anda harus memastikan anti virus di laptop sudah terinstall dengan baik. Pastikan juga antivirus tersebut selalu terupdate. Dan satu lagi, jangan lupa untuk melakukan scanning laptop Anda secara teratur. Hindari download file secara sembarangan dan menginstall program dari sumber yang tidak jelas.

RAM

Cara mengatasi laptop lemot saat buka aplikasi ialah dengan menambah kapasitas RAM. RAM (Random Acces Memory) merupakan tempat memori sementara untuk program yang sedang berjalan. Apabila kapasitas RAM yang Anda miliki terlalu kecil, maka kinerja laptop dan program yang Anda jalankan akan terasa lambat. Jika biarkan terus-menerus maka laptop bisa menjadi hang atau not responding.

Solusinya ialah Anda harus menyesuaikan antara ukuran RAM pada laptop dengan kebutuhan Anda untuk menyelesaikan pekerjaan. Begitu juga bagi Anda para gamer. Cara mengatasi laptop lemot saat main game juga bisa dengan menambah ukuran RAM. Intinya jika kapasitas RAM kurang besar, berarti Anda harus melakukan upgrade RAM.

Bagi Anda yang memiliki spesifikasi laptop pas-pasan dan belum mau menambah RAM, sebaiknya hindari untuk melakukan multi tasking pada laptop Anda. Multi tasking adalah menjalankan beberapa aplikasi secara sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Dengan begitu kerja RAM dan prosesor dapat menjadi lebih ringan.

Belum tau bagaimana cara mengecek spesifikasi laptop? Beberapa waktu yang lalu kami telah memberikan ulasan cara mengetahui spesifikasi laptop. Anda dapat melihat semua data mengenai ukuran RAM, bit processor, kapasitas hard disk, dll.

Ganti Hard Disk Drive (HDD) Dengan Solid State Drive (SSD)

Apabila laptop Anda masih menggunakan HDD, maka langkah langkah mengatasi laptop lemot yang berikutnya ialah mengganti hard disk dengan solid state drive (SSD). Proses booting dan kinerja laptop pasti akan meningkat drastis.

Tidak mengherankan jika cara mengatasi laptop lemot saat booting Windows 10, Windows 8 ataupun Windows 7 adalah dengan mengganti HDD dengan SSD. Laptop lemot saat starting Windows? Coba cara ini.

Membersihkan Sirkulasi Kipas Pendingin

Seiring berjalannya waktu, biasanya debu akan menumpuk dibagian dalam laptop Anda. Debu-debu ini akan membuat sirkulasi udara menjadi tidak lancar. Udara panas didalam laptop akan terperangkap karena lubang sirkulasi tertutup debu. Hal ini tentu dapat membuat prosesor menjadi mudah panas sehingga kinerja laptop menjadi lemot.

Sebagai solusinya, Anda sebaiknya belajar untuk membersihkan bagian dalam laptop. Ada baiknya Anda juga menambahkan thermal paste atau pasta pendingin pada prosesor laptop Anda.

Memakai Cooling Pad

Cara mengatasi laptop lemot tanpa instal ulang juga bisa memakai kipas pendingin (cooling pad). Kondisi tersebut akan membuat kinerja dan performa laptop menjadi menurun. Hal ini akan membuat laptop menjadi lemot. Untuk membantu menurunkan suhu laptop saat bekerja, Anda dapat menggunakan bantuan cooling pad.

Install Ulang Sistem Operasi

Cara mengatasi laptop lemot yang terakhir adalah dengan melakukan install ulang sistem operasi. Dengan melakukan instal ulang Windows, maka sistem pada laptop Anda akan kembali ke pengaturan awal. Dengan begitu kinerja laptop dapat kembali normal. Simak cara install ulang Windows 10 agar Anda tidak bingung saat melakukan instal ulang Windows.

Jadi jika ada yang bertanya bagaimana cara mengatasi PC yang lemot? Atau bagaimana cara mengatasi komputer yang lemot?

Demikianlah ulasan kami tentang bagaimana cara mengatasi laptop yang lemot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *