Categories
Blogger

Perbedaan Long Tail Keyword dan Short Tail Keyword

Bicara mengenai blog tak lepas dari membhas SEO terutama pada “keyword”.

Keyword selalu di pakai tiap kali memposting artikel, entah itu sort-tail keyword atau long-tail keyword. Keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu untuk menargetkan kata kunci pencarian di internet. Keyword dalam Search Engine Optimization (SEO) adalah strategi yang cukup efektif untuk menaikkan brand awareness sekaligus menambah trafik blog secara organic.

Dengan demikian, konten dan blogpun bisa mendapatkan trafik sesuai yang diinginkan.

Namun…. Dalam praktiknya, sebenarnya ada dua tipe keyword yaitu Long-tail dan Short-tail Keywords.

Long-tail keyword dan Sort-tail keyword

Kedua tipe ini memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Masing-masing tetap layak untuk Anda gunakan dalam melakukan optimasi.

Jadi, sebaiknya pakai Long-tail keyword atau Sort-tail keyword..?

Simak penjelasan lengkap berikut ini.

Short-tail keywords

Short-tail keywords adalah tipe keyword yang berfokus dengan jumlah pencarian tinggi, Namun memiliki tingkat persaingan yang sangat banyak.

misalnya….

Jumlah kata Short-tail keyword

Biasanya short-tail keywords memiliki maksimal kata sebanyak satu sampai tiga kata, tidak lebih.

Mengapa tipe keyword ini banyak dipakai…..

Karena dari jumlah pencarian / search volume terhitung tinggi. Nah..dari kondisi ini, maka dari segi persaingan terhitung tinggi pula.

Artinya banyak pengguna internet yang mencari informasi dengan menggunakan short tail keywords.

Sehingga persaingan yang tercipta bisa membuat Anda harus lebih memaksimalkan konten yang dibuat. Kemudian untuk fokus keyword sendiri pastinya tidak terlalu bagus karena fokusnya menjadi tidak jelas dan mengambang. Selain itu, conversion rate juga terhitung rendah. Contoh short tail keywords seperti tempat fitness, kelas fitness, beli buku online, dan lainnya. Sesuaikan keyword dengan bisnis Anda.

Long-tail keywords

Dari pada memilih banyak pesaing kamu bisa mencoba Long-tail keyword. Long-tail keywords adalah kebalikan dari short-tail keyword.

Long-tail keyword adalah tipe keyword yang memiliki jumlah kata lebih dari tiga. Sehingga konten yang dibuat dapat lebih spesifik dan tertarget masuk ke dalam intinya.

Berbeda dengan short-tail yang lebih mengambang.

Contoh Long-tail keyword….

Hanya ada perbedaan sedikit di antara keduanya, tapi cukup berpengaruh.

Jumlah kata Long-tail keyword

Selain itu, keuntungan lainnya adalah kompetisi yang lebih rendah. Dengan demikian konten kamu bisa lebih mudah untuk ditemukan oleh pengguna.

Namun tetap saja ada kekurangan dari keyword tipe ini dan terhitung berisiko juga yaitu search volume terhitung kecil. Artinya hanya sedikit yang mencari long tail keywords tersebut.

Itulah perbedaan long tail keywords dan short tail keywords. Sebaiknya Anda mengetahui baik-baik perbedaan di antara keduanya. Walaupun masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda, namun Anda jangan hanya melakukan optimasi dengan satu tipe keyword saja.

Kesimpulan

Selain persoalan keyword, Anda juga harus mencari konten-konten yang informatif agar mendukung penggunaan keyword tersebut. Selain itu, Jangan sampai Anda malah hanya memikirkan penggunaan keyword tapi tidak menciptakan konten yang berkualitas. Semoga informasi Long-tail vs Short-tail keywords dalam artikel ini bermanfaat untuk kamu semua.

By Heri Setiawan

an IT and researches - Selalu tersenyum meski coffemu terasa pahit - my energy and enthusiasm for blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *